Belajar dari Mencoba

Informasi data pribadi tentang kehidupan yang terjadi

Senin, 14 Oktober 2013

Golden Word I

"Orang yang berjiwa kerdil adalah orang yang sering menertawakan kelemahan orang lain. Dan, orang yang berjiwa besar adalah orang yang sering menertawakan kelemahan dirinya sendiri."

"Mereka yang bisa menertawakan diri  sendiri tidak akan pernah berhenti terhibur."

"berani menertawakan kesalahan dan kebodohan diri sendiri adalah sebuah tindakan bijksanan dan sikap terpuji,"

"Orang suka mencuri kesalahan orang lain seolah-olah ada pahala yang akan diperolehnya."

"Bukan persoalan berapa banyak orang yang anda kenal, tetapi berapa banyak orang yang mengenal anda."

"Seseorang tidak kalah sampai ia menyerah,seseorang tidak berakhir sampai ia berhenti."

"Manusia diberi 2 tangan, satu untuk membantu diri sendiri, satunya untuk membantu orang lain."

"Perkawinan ideal berlangsung antara seorang perempuan buta dengan seorang laki-laki bisu."

"Hidup yang panjang mungkin tak cukup baik, tetapi hidup yang baik selalu cukup panjang."

"Ia yang tidak tahu dan tidak tahu bahwa ia tidak tahu adalah seorang yang bodoh, hindari dia. Ia yang tahu dan tahu bahwa ia tahu adalah seorang bijak, ikuti dia."

"Bahwa sesungguhnya usia manusia itu dihitung dari banyaknya amal dan kebaikan yang telah ia berikan kepada orang lain."

"orang pesimis melihat hambatan orang yang optimis melihat peluang dan kesempatan."

"Ingat !, pelanggan tiddak suka menunggu."

"Tak hanya manusia, binatang dan tanaman pun ingat pada orang-orang yang telah merawat dan memperlakukan mereka dengan baik hati."

"Ketakutan terbesear manusia dalam hidup ini adalah dilupakan orang lain."

"Jika anda ingin tahu masa depan anda lihatlah siapa sahabat-sahabat anda."

"Ide-ide gila awalnya diejek dan ditertawakan orang, tetapi setelah gagasan tersebut menjadi kenyataan banyak orang yang berlomba-lomba untuk meniru dan memanfaatkannya."

"Periksalah kompas moral anda-anda pasti mengetahui mana yang benar dan mana yang salah."

"Berbicara menunjukkan bahwa anda berbagi, mendengarkan, menunjukkan bahwa anda peduli."

"Berubahlah ... sebelum perubahan itu memksa anda."

"Pintu menuju peluang selalu deberi tanda 'dorong'."

"Setiap orang bijak punya masa lalu, setiap orang jahat punya masa depan."

"Seorang pengecut menertawakan kegagalan orang lain, seorang pemberani menertawakan kebodohan diri sendiri."

"Tengoklah kedalam sebelum berbicara."

"Orang-orang yang bersikap positif selalu penuh perhatian dan hidupnya seperti pohon yang selalu berbuah di setiap malam."



Golden Word II

"Yang penting jangan berhenti bertanya."

"Jika kamu ditertawakan dan diremehkan orang, buktikanlah !."

"Jangan pernah menyesali kekurangan atau kelemahan diri sendiri tetapi bersyukur dan manfaatkanlah setinggi-tingginya bakat atau talenta yang diberikan tuhan kepada kita."

"Untuk menguji karakter asli seseorang berilah dia kewenangan maka dunia akan melihat siapa dia sebenarnya."

"Kata-kata membentuk keyakinan, keyakinan membentuk tindakan."

"Pembelajaran adalah moment yang tidak pernah berakhir."

"Memiliki pengetahuan memang penting, tetapi memiliki kemampuan untuk memanfaatkannya secara bijaksana adalah hal yang jauh lebih penting."

"Jangan pernah menunggu , waktunya tidak akan pernah tepat."

"Persahabatan terdiri dari telinga yang mau mendengar, hati yang mau memahami dan tangan yang siap menolong."

"Syukur apa yang ada, hidup adalah anuggrah."

"Tuhan itu ada dimana-mana ada di dalam diri dan di setiap langkah kita."

"Percuma jadi harimau, jika masih memiliki mental pengecut seperti tikus."

"Banyak-banyaklah belajar
pandai-pandailah bertanya
hati-hatilah memikirkannya
jelas-jelaslah menguraikannya
dan sungguh-sungguhlah melaksanakannya."

Minggu, 13 Oktober 2013

Tugasku Pengasuh

Terbesit dalam fikiran untuk menulis sesuatu apa yang  ku rasakan saat ini, entah kenapa aku selalu merasa tidak tenang di tempat pengabdian (cabang hidayatullah melak) ingin sekali membuat sesuatu yang sangat berkesan di tempat ini. Aku menyadari bahwa masa tugas pengabdian ku disini hanya satu tahun, itu waktu yang sangat relatif singkat dalam mengurus atau mengelola kemajuan dan perkembangan cabang hidayatullah. saya tau tenaga sangat di butuhkan di tempat ini, tetapi saya sendiri disini merasa tenaga ini sia-sia hanya dihabiskan dengan tidur dan main, sedangkan harapan-harapan terlalu banyak yang tergantung-gantung untuk diimpikan.
kalau dilihat dari konsep target sih saya sebagai pengasuh tugasnya mendidik, membimbing, mengontrol, yeach pengganti ortu dirumah , , ,
bagaimana caranya agar bisa mandiri, hidup bersih, disiplin, dan berakhlak yang baik...?
Hari-hari, ku suruh bersih-bersih kampus, kamar. Bahkan terkadang ada santri yang sangat jorok hingga harus ku suruh mencuci semua pakaiannya dan harus dijaga in sampai selesai, mandinya pun harus diperhatikan pakai sabun apa tidak?, kebanyakan atau rata-rata sih tidak memakai sabun, yaaa hampir mirip kaya' bebek lah. itu santri PPAS (pusat pendidikan anak soleh)  khusus yatim piatu yang masih SD.
Belum lagi yang SMP punya target masing-masing, alhamdulillah saya diamanahkan untuk memegang SMP kelas satu dan dua putra saja, gak mungkinkan kalo putri juga, itu kan kalo bagi saya bahaya  , , ,
Kelas satu targetnya harus bisa baca al-qur'an dan hafal juz 30, sedangkan untuk kelas dua targetnya lancar baca al-qur'an dan hafal juz 29. Itu kan sebenarnya tidak mudah apa lagi melihat latar belakang mereka yang awam tidak tau sama sekali membaca al-qur'an rata-rata orang dayak.
Aku harus bisa menyelesaikan target  mereka agar kelak ada bekal bagi santri-santri yang terlibat.
Berbagai cara harus ku lakukan hatta aku dibencipun tak masalah asal target tercapai semua.
Semoga aqu bisa membimbing mereka semua dalam menyelesaikan target,,,amieeenn.....!
 "jangan takut dihina, jangan senag dipuji, tidak perlu dianggap baik, tapi yang penting berusaha menjadi orang baik"