Belajar dari Mencoba

Informasi data pribadi tentang kehidupan yang terjadi

Minggu, 23 April 2017

ALANGKAH BAIKNYA BERFIKIR POSITIF

Sore hari ini awan dilangit terlihat gelap tidak seperti biasanya matahari pun tertutupi oleh gerombolan awan tebal nan gelap tak tampak untuk menyinari sisa-sisa cahaya yang mulai meredup dan tenggelam di ufuk barat, bertanda bahwa hujan sebentar lagi akan turun untuk membasahi bumi, dan adzan magrib pun sebentar lagi akan berkumandang di setiap toa-toa masjid. Sedangkan saya masih sibuk dengan lamunan yang menatap keluar jendela melihat pemandangan yang begitu gelap. Entah apa yang lagi saya fikirkan. Mungkin galau yaaaa.....
Tersadar ketika suara adzan telah berkumandang di masjid terdekat dan ketukan pintu kamar yang di ketuk oleh adik untuk mengajak solat berjamaah di masjid, yeah sudah menjadi kebiasaan bagi kami setiap kali solat magrib pasti kami bersama sama solat berjamaah dimasjid selain itu kami hanya solat masing masing di rumah, lamunan saya pun buyar entah lari kemana tidak sempat lagi untuk memikirkannya, dan bergegaslah untuk siap-siap ganti baju solat dan berwudhu, walaupun belum mandi hehehehe,,,,,
Tapi tidak apa enggak bau juga kok, mandinya setelah solat magrib aja. Masjid jaraknya sekitar 50 meter dari rumah, dipertengahan jalan hujan rintik rintik telah turun dari langit, dengan ajakan adik untuk lomba lari sampai duluan ke masjid menjadi semangat agar tidak basah oleh rintikan hujan ini.
Dan herannya ketika telah selesi melaksanakan solat magrib berjaamah dimasjid eh, itu hujan malah berhenti sudah,,,  syukur alhamdulillah jadi tak perlu menunggu hujan redah untuk pulang tetapi langsung pulang, walaupun tak solat sunah badiah, seperti berangkat td pulang pun berlaku untuk lanjut lomba larinya menuju kerumah, dan pemenang nya ,,,, taraaaaa.. saya lah pemenangnya lomba lari pulang dari masjid, tetapi kita impas berangkat tadi saya kalah dan pulang saya menang.
Entah kenapa heran sesampai di rumah pun hujannya mulai turun kembali dan kali ini betul betul hujan lah yang turun di karenakan hujannya sangat deras, dan membuat suara yang sangat berisik di malam hari ini.

Semua mungkin perlu saya syukuri kami berangkat kemasjid tidak ke hujanan dan pulang pun tidak pula kehujanan namun sesampainya telah melaksanakan kebutuhan kami, hujan itu barulah menyempurnakan pekerjaannya yakni  membasahi bumi ini untuk menyegarkan tumbuh – tumbuhan yang ada di sekeliling ini. Dibalik hujan yang turun tak perlu untuk menyesalinya apalagi untuk mencemoohnya, alangkah baiknya untuk melihat dari segi kebaikannya (Positif) hujan turun membawa rahmat bagi tumbuhan yang sedang kekeringan, membasahi yang sedang kepanasan dan masih banyak lagi manfaat lain yang ada dari setiap turunnya air hujan dari langit itu. 

Sabtu, 22 April 2017

SEMUA ADA HIKMAHNYA

Waktu Berlalu sesuai Perubahan Zaman Musim berganti itu Rumus Alam, Nasib berubah itu dari Kemauan serta Dedikasi untuk menjadi yang baik dari Masa ke Masa. Semua Usaha InsyaAllah berhasil karena Allah SWT Maha Pemurah dan Penyayang HambahNya. Terkutip dari perkataan Ketua Umum DPP Peradin Advokat Ropaun Rambe yang melihat dan menjadi anggota dibawah bimbingan organisasinya Posbakumadin. 
Muhamad Nor, SH ketika itu seorang penyanyi lokal Wilayah Balikpapan kehidupan yang begitu keras di kota itu, namun takdir untuk merubah kehidupan  membuahkan hasil dari penyanyi hingga menjadi seorang Advokat. Itu lah perjalanannya, kala itu saya hanya mendengar cerita dari teman tentang seorang penyanyi yang menjadi Advokat di balikpapan, saya juga tidak pernah bertemu orangnya dan itu membuat saya penasaran dengan orang itu “siapa sih Muhamad Nor” “yang mana sih itu orangnya” itu lah perkataan yang membuat saya penasaran namun akhirnya perjalanan membawa saya untuk bertemu langsung denga orang yang membawa saya penasaran, ia saya bertemu dengan nya di bawah naungan Posbakumadin Balikpapan.
 Ada begitu banyak pelajaran yang pantas untuk diambil dan dijadikan contoh dalam kehidupan ini, awalnya saya bekerja di Posbakumadin Berau sebagai Admin/Paralegal namun seiring berlalunya waktu saya pun akhirnya tergesar, banyak yang mengganjal atau tidak rasio dari sistem kinerja Posbakumadin Berau di bawah kepemimpinan Pius Pati Molan, SH. Dari sistem Keuangan yang tidak Transparan, gaji yang begitu minim dan masih banyak yang lain, banyak konflik yang terjadi, kala itu saya mengirimkan Surat Pernyataan penerimaan uang perkara dan gaji atas nama Alex Suryanata, SH. Sri Wahyuni, SH. Burhanuddin, SH. Abdullah, SH. Heriyani dan saya sendiri  ke DPP Pusat di Jakarta, dan akhirnya sampailah informasi itu ke Pimpinan Cabang Berau, dan apa dikata akhirnya saya kena SP (Surat Peringatan Terakhir) SP 1 dan SP 2 tidak ada tiba” langsung SP terakhir, di bebas tugaskan selama 3 bulan tidak bekerja, akhirnya saya langsung membuat surat pengunduran diri dari Posbakumadin Berau,  tak perlu disesali semua ada hikmahnya.
Ibarat gayung bersambut saya di telpon Bunda Peradin untuk ke Balikpapan, kebetulan admin di Balikpapan resign tanggal 17 Maret 2017 akhirnya saya kembali bekerja di bawah naungan Organisasi Posbakumadin Pc Balikpapan. Itulah saya bertemu dengan sang inspirasi penyanyi yang menjadi Advokat M. Nor atau biasa di sapa dengan Budi.

Tekat kuat tertanam dalam diri untuk bisa menjadi seorang Advokat itulah saya, salah satu impian yang harus terwujud dalam kehidupan pribadi saya ini, walaupun saya lulusan D2 Manajemen Informatika tak ada halangan dengan itu, saya akan berusaha untuk kembali kuliah dengan mengambil Jurusan Hukum. Kelak impian untuk menjadi seorang Advokat akan saya raih. https://youtu.be/2Eo89iHzJY0